HomeUncategorizedFAISAL BASRI, SENJATA JOKOWI HAJAR MAFIA MIGAS

FAISAL BASRI, SENJATA JOKOWI HAJAR MAFIA MIGAS

#100HariJokowiJK #Hari25

Ekonom UI Faisal Basri ditunjuk menjadi Ketua Tim Reformasi Tata Kelola Migas. Foto oleh Faisal-Biem/YouTube
Ekonom UI Faisal Basri ditunjuk menjadi Ketua Tim Reformasi Tata Kelola Migas. Foto oleh Faisal-Biem/YouTube

Enam puluh persen penduduk miskin dunia hidup di negara yang kaya sumberdaya minyak dan gas.  Korupsi merajalela di sektor energi.  Negara yang kaya sumber energi kerap terjebak dalam “kutukan sumberdaya alam”, atau resource curse.   Indonesia dikuatirkan masuk ke golongan negara seperti ini.  Saat kampanye pemilihan presiden 2014, Presiden Joko “Jokowi’ Widodo berkali-kali menyatakan akan memberangus mafia minyak dan gas (migas).  Secara penindakan hukum, tugas ini sudah dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).  Secara pengelolaan, ini mandat penting bagi Kementerian Energi dan Sumberdaya Mineral (ESDM), Sudirman Said.

Minggu (16/11), Menteri Sudirman Said membentuk tim yang tugasnya mengatasi mafia migas yang beroperasi dari sektor hulu sampai hilir.  Menteri Sudirman Said menamai tim ini, Tim Reformasi Tata Kelola Migas.  Ketuanya adalah ekonom Faisal Basri.  “Pemilihan ini didasarkan pada public trust, di mana masyarakat akan percaya pada proses ini jika pihak-pihak yang mengelolanya juga merupakan individu yang kredibel,” kata Menteri Sudirman Said, yang pernah menjadi direktur eksekutif Transparansi Indonesia.

Sudirman mengatakan tim itu dibentuk karena akar masalah migas di Indonesia adalah adanya mafia. Mafia migas, kata Sudirman,  adalah para pihak-pihak pencari rente yang memiliki pengaruh untuk membuat pengelolaan migas menjadi tak efisien.

Di Indonesia, tak kurang dari Kepala SKK Migas Rudi Rubiandini harus meringkuk di bui akibat kasus korupsi di sektor ini… Baca selengkapnya

rappler_logo

No Comment

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *