HomeUncategorizedKisah Coklat Mozart di Palais Coburg

Kisah Coklat Mozart di Palais Coburg

Apakah Iran Nuclear Deal akan menurunkan harga minyak dunia? Berikut kisah di balik layar perundingan dan informasi harta karun emas hitam Iran

Menlu Cina Wang Yi, Menlu Perancis Laurent Fabius, Menlu Jerman Frank-Walter Steinmeier, Utusan Senior Uni Eropa untuk Urusan Luar Negeri dan Kebijakan Keamanan Federica Mogherini, Menlu Iran Mohammad Javad Zarif, Sekretaris Luar Negeri Inggris Philip Hammond, dan Menlu Amerika John Kerry berpartisikpasi dalam konferensi pers di Wina, Austria, 14 Juli 2015. Perwakilan darii enam negara adidaya dan Iran mencapai kesepakatan untuk mencegah Iran mengembangkan senjata nuklir. Foto oleh Herbert Neubauer/EPA
Menlu Cina Wang Yi, Menlu Perancis Laurent Fabius, Menlu Jerman Frank-Walter Steinmeier, Utusan Senior Uni Eropa untuk Urusan Luar Negeri dan Kebijakan Keamanan Federica Mogherini, Menlu Iran Mohammad Javad Zarif, Sekretaris Luar Negeri Inggris Philip Hammond, dan Menlu Amerika John Kerry berpartisikpasi dalam konferensi pers di Wina, Austria, 14 Juli 2015. Perwakilan darii enam negara adidaya dan Iran mencapai kesepakatan untuk mencegah Iran mengembangkan senjata nuklir. Foto oleh Herbert Neubauer/EPA

Saya mengikuti proses negosiasi nuklir Iran dengan harap-harap cemas.  Kepedulian saya yang pertama adalah, semoga ujungnya bisa mewujudkan perdamaian di kawasan yang terus bergolak: Timur Tengah.  Kedua, saya ingin tahu bagaimana dampak kesepakatan nuklir Iran (Iran nuclear deal), kepada harga minyak dunia.  Salah satu efeknya ke Indonesia, misalnya, jika kesepakatan tercapai, ada potensi harga minyak dunia turun.  Buat Indonesia ujungnya, investasi di sektor minyak menjadi makin kurang seksi, apalagi saat terjadi lesu ekonomi. Benarkah demikian?

Di Wina,  peristiwa bersejarah itu terjadi, Selasa 14 Juli 2015.  Iran, Amerika Serikat, dan sejumlah negara adidaya lain, mengumumkan terjadinya persetujuan yang bakal memaksa Iran memangkas program nuklirnya. Di Washington D.C., Presiden Amerika Serikat, Barack Obama, mengatakan bahwa persetujuan itu membuka kemungkinan baru untuk membawa dunia ke arah baru. Pidato Obama juga disiarkan langsung oleh televisi Iran. ‘’Adanya kemungkinan baru itu harus kita tangkap,’’ kata Obama.

Di Teheran, Presiden Iran, Hassan Rouhani mengatakan bahwa tata kelola baru dalam hubungan internasional antara negaranya dengan pihak luar, telah tercapai.

Baca selengkapnya

 

No Comment

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *