HomeUncategorizedEGO SEKTORAL, ANCAMAN KABINET JOKOWI-JK

EGO SEKTORAL, ANCAMAN KABINET JOKOWI-JK

#100HariJokowiJK #Hari23

KERJA, KERJA, KERJA. Presiden Joko ‘Jokowi’ Widodo (tengah), didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla memperkenalkan jajaran kabinetnya di Istana Negara, Minggu, 26 Oktober 2014. Foto oleh Adie Weda/EPA
KERJA, KERJA, KERJA. Presiden Joko ‘Jokowi’ Widodo (tengah), didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla memperkenalkan jajaran kabinetnya di Istana Negara, Minggu, 26 Oktober 2014. Foto oleh Adie Weda/EPA

Mengapa Indonesia masih impor garam begitu banyak? Kementerian Kelautan dan Perikanan capek-capek membina petani garam kog Kementerian Perdagangan buka keran impor?

Ini kisah Menteri Susi Pudjiastuti ‘melabrak’ Menteri Rachmat Gobel di sebuah rapat koordinasi kabinet. Kisah industri garam bisa kita bahas panjang mulai dari kualitas garam hasil petani, ketergantungan petani garam pada cara tradisional pengeringan dengan sinar matahari vs mekanisasi industri garam Australia yang menjadi sumber utama impor garam kita dan seterusnya.

By the way, sekedar catatan untuk Menteri Susi, investasi di industri garam bukan urusan Kementerian Perdagangan. Impor harus dilakukan jika industri dalam negeri belum sanggup memenuhi permintaan penggunaan garam. Komoditas ini memang belum masuk ‘komoditas politik’ seperti beras atau minyak. Tapi, bisa dibayangkan 247 juta penduduk Indonesia makan masakan yang kurang garam? Sampai-sampai ada istilah populer untuk menggambarkan segala sesuatu yang kurang pas : ibarat makan sayur tak bergaram.

Jadi, segala impor yang dilakukan Kemendag adalah akibat dari ketidakseriusan pemerintah membangun industri, terutama industri pertanian. Di era Soeharto sektor pertanian beras lumayan sukses. Soeharto peduli terhadap bidang ini … Baca selengkapnya

rappler_logo

 

1 Comment

  1. […] Ego Sektoral  Ancaman Kabinet Jokowi, adalah salah satu blogpost yang saya tulis via whatsapp saat dalam perjalanan di kereta Amtrak […]

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *